Mengkolaborasikan Kepakaran Dosen dari Skill Akademik, Profesional, dan Keislaman
Keunggulan program studi Magister Manajemen (MM) di lingkungan kampus Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) yang telah berkiprah sejak tahun 2017, awalnya di bawah payung STIE Kebangsaan Bireuen ini, terletak dari skill atau kemampuan para pengajar dengan latar belakang yang beragam mengkolaborasikan skill akademik, pengalaman, profesionalisme dan keislaman, yang didukung daerah sebagai basis daerah Syariah.
Menjadikan program studi Magister Manajemen ini, pilihan yang tepat dan menarik dari para manajer, professional, pengusaha, juga para pimpinan dan pegawai pemerintahan di beberapa tempat di provinsi Aceh serta yang paling menonjol adalah para kepala Sekolah Negeri dan swasta.
Tercatat, lebih dari 40 alumni dan yang masih aktif kuliah merupakan para Kepala Sekolah SD, SMP ataupun SMA dari beberapa kabupaten di Aceh, serta para pengawas sekolah.
Demikian pula, informasi bidang kemahasiswaan dan alumni UNIKI, Dr Kamaruddin S.Pd, M.M, CRP CFRM menyebutkan bahwa dari 17 kali (Angkatan) yang di yudisium dengan jumlah alumni mendekati 300 orang, banyak diantaranya juga adalah para camat di beberapa tempat atau kabupaten yang berdekatan dengan kota santri Bireuen.

Ketua Program Dr Ibrahim M.Si yang berpengalaman juga menjabat Sekda kabupaten Bireuen, berkomitmen tinggi dengan skill pengajarnya yang memiliki kompetensi akademik, pengalaman profesional, serta rekam jejak penelitian yang kuat di bidang manajemen, ekonomi, keuangan, sumber daya manusia, ekonomi syariah, komunikasi, dan pembangunan daerah, menjadi modal utama dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Dan bermimpi pasti menuju program studi unggul di tanah seramb I mekah ini. Karena, tambah Direktur Pascasarjana UNIKI, Dr Azhari, SE., M.Si ; “Keunggulan Program Magister Manajemen UNIKI terletak pada keberagaman kepakaran dosennya yang saling melengkapi dalam mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”.
Juga keinginan kuat untuk terus berkarya dalam mengimplemntasikan Tri darma perguruan tinggi, khususnya dalam riset dan pengajaran bermakna.
Dan hal ini, tambah Dr Azhari, selama 3 tahun terakhir, cukup signifikans proposal hibah penelitian dari BIMA (kemendiktisaintek) yang diperoleh. Dan tren output riset mampu berulang tembus publikasi jurnal internasional yang berindeks scopus.
Dalam rinciannya, pemetaan kepakaran dosen PS MM Uniki, dirancang dalam bebertapa bidang sesuai konsentrasi dan kebutuhannya. Yakni:
1). Kepakaran Bidang Manajemen Strategik dan Sumber Daya Manusia
Bidang ini, tersedia sumber daya yang cukup komplit, diantaranya Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, M.M (merupakan doktor Manajemen SDM alumni UNPAS Bandung). Dengan pengakuan jabatan akademik Lektor Kepala dan pengalaman panjang dalam bidang kepemimpinan, kinerja organisasi, manajemen pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia, telah menghasilkan beberapa buku dan artikel riset ayng terpublikasi nasional dan internasional.

Di bidang ini, juga diperkuat oleh Dr. M. Yusuf A. Samad, M.M (mantan Dekan FEB UNIKI, meraih Doktor Manajemen SDM dari UNPAS Bandung), yang memiliki spesialisasi mengambangkan MSDM dan Manajemen Strategik. Rekam jejak publikasinya menunjukkan fokus pada kualitas pelayanan publik, kepemimpinan situasional, kompetensi guru, kecerdasan spiritual, hingga implementasi Artificial Intelligence dalam Human Resource Management. Keahlian ini menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan pengelolaan SDM modern.
Selain itu, juga Dr. Ir. Ibrahim, M.Si (saat ini mejabat Ketua program, adalah Doktor Manajemen UNPRI Medan) juga memiliki pengalaman luas dalam bidang manajemen organisasi, kepemimpinan, dan pelayanan publik dan pemerintahan.
2). Kepakaran Manajemen Keuangan, Akuntansi, dan Ekonomi Syariah
Sejak 4 tahun terkahir, konsentrasi di bidang keuangan dan ekonomi syariah mewarnai pengembangan kurikulum program studi ini – menjadikannya keunggulan dan ketertarikan ccalon mahasiswa memilih PS ini.Dengan 4 ( empat) SDM pengajar yang bergerak dan mengembangkan bidang ini, yakni Dr. Kamaruddin, M.M (saat ini menjabat Warek III, adalah lumnus Doktor Ekonomi Syariah UINSU Medan) yang memiliki kepakaran pada Akuntansi, Ilmu Manajemen, dan Ekonomi Syariah.
Beliau juga memiliki sertifikasi profesional CFRM (Certified Financial Risk Management) yang memperkuat kompetensi dalam manajemen risiko keuangan. Penelitiannya banyak mengkaji perbankan syariah, akuntansi pesantren, UMKM, ekonomi Islam, dan pelayanan publik.
SDM lainnya, didukung oleh Direktur Pasca UNIKI, Dr. Azhari, SE., M.Si, sudah dikenal sebagai pakar keuangan dan akuntansi serta perkoperasian. Merupakan juga anggota dewan koperasi Syariah di Aceh. Alumni Doktor Ekonomi USK Banda Aceh ini, memiliki reputasi kuat dalam bidang manajemen keuangan dan akuntansi, yang diimplementasikan pada beberapa kali memenangkan Hibah Penelitian dan PkM (Bima kemendiktisaintek), dan sejumlah lebih 10 artikel risetnya dipublish pada jurnal internasional, khususnya terindeks scopus dan Sinta.
Dengan dikembangkannya konsentarsi bidang manajemen keuangan UMKM, Koperasi, Ekonomi Kreatif dan Bisnis Ekonomi berbasis Syariah, menanmabh keunggylan program studi MM UNIKI. Untuk mendukung ini, ketersediaan SDM dosen, Dr. Endang Syahriani, M.Si dan Dr. Mai Simahatie, M.M melengkapi kolaborasi skill akademik, professional dan keilmuan dengan basis ekonomi islam (Syariah).
Dr Endang dengan pengalaman bekerja di inspektorat pemerintahan Bireuen, merupakan alumnus Doktor Ekonomi USK Banda Aceh. Memiliki spesialisasi Manajemen Keuangan dan manajemen risiko. Didukung Dr Mai Simahatie yang merupakan Doktor Ekonomi Syariah dari UINSU Medan, memperkuat bidang manajemen bisnis berbasis ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, dan Lembaga Keuangan Syariah lainnya.
3). Kepakaran Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kebijakan Publik
Dalam bidang ekonomi pembangunan, Program Magister Manajemen UNIKI diperkuat oleh Prof. Dr. Apridar yang merupakan Guru Besar bidang Ekonomi Pembangunan. Pengalaman akademik dan pengabdiannya selama puluhan tahun memberikan kontribusi besar dalam pengembangan teori dan praktik pembangunan ekonomi daerah, pemberdayaan masyarakat, UMKM, dan kebijakan ekonomi berbasis kerakyatan. Kehadiran seorang guru besar menjadi nilai strategis bagi peningkatan kualitas akademik program studi.
Selain itu, Dr. Khairul Aswadi (Alumnus Doktor Ekonomi Kewilayahan USK Banda Aceh) memiliki kompetensi pada bidang Ilmu Ekonomi dengan fokus pada ekonomi regional, energi terbarukan, industri kreatif, ekonomi pariwisata, dan pembangunan berkelanjutan. Publikasi internasionalnya menunjukkan kemampuan analisis ekonomi makro dan pembangunan yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan manajemen sektor publik maupun swasta.
4). Kepakaran Komunikasi dan Kepemimpinan
Aspek komunikasi organisasi dan kepemimpinan diperkuat oleh Dr. Fauzi, M.Kom.I (Doktor Komunikasi alumni UINSU) yang memiliki keahlian di bidang komunikasi, public relations, komunikasi digital, dan komunikasi organisasi. Publikasinya membahas transformasi jurnalisme digital, komunikasi interpersonal, kepemimpinan situasional, hingga komunikasi keluarga dalam perspektif sosial dan budaya Aceh.
Kompetensi ini sangat penting dalam membangun kemampuan manajerial dan komunikasi strategis mahasiswa. Dari berbagai keberagaman kepakaran dosen Program Magister Manajemen UNIKI menunjukkan bahwa program ini tidak hanya fokus pada penguasaan teori manajemen modern, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, ekonomi syariah, kepemimpinan etis, serta pengembangan masyarakat.
Kombinasi dosen bergelar doktor, guru besar, peneliti aktif, penerima hibah nasional, dan praktisi profesional menjadi fondasi kuat dalam menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, pemerintahan, dunia usaha, maupun organisasi sosial kemasyarakatan.
Dengan dukungan sumber daya akademik tersebut, Program Magister Manajemen UNIKI terus berkomitmen menjadi pusat pengembangan ilmu manajemen yang unggul, berdaya saing global, berkarakter Islami, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan Aceh dan Indonesia. (#)
