Dr. Kamaruddin, M.M., CFRM Tampil sebagai Presenter Visiting Lecturer di INTI International University Malaysia, Bahas Revolusi Efisiensi Berbasis Generative Artificial Intelligence untuk UMKM
News.ppsmm.uniki.ac.id (16/7/2026)
Program Pascasarjana Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional melalui partisipasi aktif dosennya pada kegiatan Visiting Lecturer di INTI International University Malaysia, yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Dr. H. Kamaruddin, M.M., CFRM, dosen Program Magister Manajemen Pascasarjana UNIKI, dipercaya menjadi presenter dengan menyampaikan materi berjudul “Efficiency Revolution: Optimizing Generative Artificial Intelligence for SME (Small and Medium-sized Enterprises) Automation and Go-To-Market Strategy in the Digital Era.”

Materi yang dipresentasikan membahas bagaimana teknologi Generative Artificial Intelligence (Generative AI) mampu menjadi motor penggerak revolusi efisiensi pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pemanfaatan AI tidak lagi terbatas pada otomatisasi pekerjaan administratif, urai penulis buku e-Commerce – Bisnis Entreprenuership Era Society 5.0 ini. Namun, lanjut Dr Kamaruddin, telah berkembang menjadi instrumen strategis dalam pengambilan keputusan bisnis, pengembangan produk, pemasaran digital, pelayanan pelanggan, analisis perilaku konsumen, hingga penyusunan strategi go-to-market yang lebih cepat, akurat, dan berorientasi pada data.
Maka saat ini, dalam bisnis dan kehidupan, tambah Dr. Kamaruddin, transformasi digital menuntut pelaku UMKM untuk tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga mampu mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam seluruh proses bisnis.
Dengan memanfaatkan Generative AI secara tepat, pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, mempercepat inovasi produk, memperluas jangkauan pasar, sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional,
Doktor Ekonomi Islam ini mensinyalir, memasuki era ekonomi digital telah mengubah paradigma manajemen modern.
“Seorang manajer tidak lagi hanya dituntut memahami teori manajemen konvensional, melainkan juga harus mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai alat untuk menciptakan efisiensi organisasi dan menghasilkan keputusan bisnis yang lebih berkualitas”, pungkasnya.
Baca Berita . . .

Dalam kesempatan lain, Wakil Rektor I yang juga dosen Magister Manajemen UNIKI, Dr. Mai Siamhatie, M.M, menyatakan topik yang dipresentasikan Dr Kamaruddin mendapat value added tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Saya menilai, materi yang disampaikan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan implementasi kurikulum Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana UNIKI. Yang saat ini sudah meneraopkan Kurikulum berbasis OBE.
Dimana, tambah Simahatie, kurikulum Magister Manajemen UNIKI dirancang untuk menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan kepemimpinan strategis, berpikir inovatif, serta mampu mengelola organisasi pada era transformasi digital.
Pembahasan mengenai pemanfaatan Generative AI mendukung berbagai mata kuliah inti di Program Magister Manajemen, antara lain Manajemen Strategik, Manajemen Operasional, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Inovasi, Metodologi Penelitian, hingga Kewirausahaan. Integrasi teknologi AI dalam proses pembelajaran memberikan pengalaman akademik yang lebih kontekstual sehingga mahasiswa mampu menerapkan teori manajemen dalam menghadapi tantangan dunia usaha yang terus berkembang, urai Doktor Ekonomi Islam alumni UIN-SU Medan ini.
Selain itu, materi tersebut juga mendukung implementasi kebijakan pendidikan tinggi yang mendorong penguasaan teknologi digital, kecerdasan buatan, analitik data, dan inovasi sebagai kompetensi utama lulusan perguruan tinggi pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, pungkasnya.
Selama pelaksanaan Visiting Lecture, dosen UNIKI didampingi oleh Dr. Bahiah A. Malek, Doctor of Management sekaligus Senior Lecturer II Faculty of Business and Communications INTI International University, yang berperan sebagai fasilitator akademik serta penghubung dalam diskusi ilmiah antara peserta dari kedua institusi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan INTI International University, yaitu Director of International Relations and Collaboration INTI International University, Assoc. Prof. Dr. Khan Sarfaraz Ali, Ph.D. (UUM), M.Phil., PGDHRM, Prof. Goh Khang Wen, serta Nasrah Ab Ghani selaku Regional Head, International Relations and Collaborations Centre (IRCC) INTI International University Malaysia.
Dari pihak UNIKI, hadir Wakil Rektor I Dr. Mai Simahatie, Dekan Fakultas Komputer T. Irfan Fajri, M.Si., para dosen, mahasiswa UNIKI, serta mahasiswa peserta program pertukaran pelajar dari INTI International University yang sedang mengikuti kegiatan akademik di UNIKI. Kehadiran mahasiswa dari kedua perguruan tinggi menciptakan suasana diskusi yang dinamis sekaligus memperkuat interaksi lintas budaya dan pertukaran pengalaman akademik.
Manfaat Strategis bagi Pascasarjana dan UNIKI
Partisipasi dosen Pascasarjana UNIKI pada forum internasional memberikan berbagai manfaat strategis, antara lain meningkatkan reputasi akademik institusi di tingkat regional dan internasional, memperluas peluang kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, membuka kesempatan penyelenggaraan penelitian kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta publikasi ilmiah bersama pada jurnal bereputasi.
Bagi Program Magister Manajemen, kegiatan ini memperkuat relevansi kurikulum dengan perkembangan dunia industri global, memperkaya materi perkuliahan melalui pengalaman internasional dosen, serta meningkatkan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi kepemimpinan, kemampuan analitis, dan literasi digital.
Sementara bagi Universitas Islam Kebangsaan Indonesia secara keseluruhan, aktivitas internasional seperti ini menjadi salah satu indikator penting dalam penguatan reputasi institusi, peningkatan daya saing perguruan tinggi, pencapaian indikator kinerja internasionalisasi, serta pengembangan budaya akademik yang terbuka terhadap inovasi dan kolaborasi global.
Melalui partisipasi aktif dosennya pada forum internasional, UNIKI terus menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan berkualitas, berwawasan global, menguasai teknologi modern, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi, khususnya melalui pemberdayaan UMKM di era transformasi digital yang semakin kompetitif. (#)
